Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘menjadi istri sholehah’

Ternyata hidup berumahtangga tak seindah cerita-cerita di film atau novel. Sebagai Wanita, dituntut untuk bisa memenej rumah tangga, mulai dari hal-hal kecil seperti alat-alat rumah tangga sampai keuangan. Belum lagi hubungan antara pasangan, apalagi kalau umur pernikahan masih baru, banyak yang mesti kita pelajari mengenai pasangan, kebiasaannya dll. Yup….I think it needs a large time…. But we must learn, right??!! Supaya jadi keluarga Sakinah, Mawaddah, dan Warrahmah. 🙂

So browsinglah aku untuk cari referensi menjadi istri sholehah…….

and I think it’s a good to keep in this blog…to remind me later…. 🙂

Menjadi Istri Sholehah

Majdi Fathi Sayyid

  1. Jangan membiarkan suami anda memandang dalam keadaan anda tidak menggembirakannya. Wanita yang paling baik adalah wanita yang selalu membuat suaminya bahagia.
  2. Hendaklah senyum itu senatiasa menghiasi bibirmu setiap anda dipandang oleh sang suami.
  3. Perbanyaklah mencari keridhan suami dengan mentaatinya, sejauh mana ketaatan anda kepada suami, sejauh itu pulalah dia merasakan cintamu kepadanya dan dia akan segera menuju keridhaanmu.
  4. Pilihlah waktu yang tepat untuk meluruskan kesalahan suami.
  5. Jadilah anda orang yang lapang dada, janganlah sekali-kali menyebut-nyebut kekurangan suami anda kepada orang lain.
  6. Perbaikilah kesalahan suami dengan segala kemampuan dan kecintaan yang anda miliki, janganlah berusaha melukai perasaannya.
  7. Janganlah memuji-muji laki-laki lain dihadapan suami kecuali sifat diniyah yang ada pada laki-laki tersebut.
  8. Jangan engkau benarkan ucapan negatif dari orang lain tentang suamimu.
  9. Upayakan untuk tampil di depan suamimu dengan perbuatan yang disenanginya dan ucapan yang disenanginya pula.
  10. Berilah pengertian kepada suami anda agar dia menghormatimu dan saling menghormati dalam semua urusan.
  11. Anda harus selalu merasa senang berkunjung kepada kedua orang tuanya.
  12. Janganlah anda menampakkan kejemuan padanya, jika terjadi kekurangan materi Ingatlah bahwa apa yang ia berikan kepadamu sudah lebih dari cukup.
  13. Biasakanlah anda tertawa bila ia tertawa, menangis dan bersedih jika ia bersedih. Karena bersatunya perasaan akan melahirkan perasaan cinta kasih.
  14. Diam dan perhatikanlah jika ia berbicara.
  15. Janganlah banyak mengingatkan bahwa anda pernah meminta sesuatu kepadanya. Bahkan jangan diingatkan kecuali jika anda tahu bahwa ia mudah untuk diingatkan.
  16. Janganlah anda mengulangi kesalahan yang tidak disenangi oleh suami anda dan ia tidak suka melihatnya.
  17. Jangan lupa bila anda melihat suami anda shalat sunnah di rumah, hendaknya anda berdiri dan ikut shalat dibelakangnya. Jika ia membaca, hendaknya anda duduk mendengarkannya.
  18. Jangan berlebih-l;ebihan berbicara tentang angan-angan pribadi di depan suami, tetapi mintalah selalu agar ia menyebutkan keinginan pribadinya di depanmu.
  19. Janganlah mendahulukan pendapatmu dari pendapatnya pada setiap masalah, baik yang kecil maupun yang besar. Hendaklah cintamu kepadanya mendorong anda mendahulukan pendapatnya
  20. Janganlah anda mengerjakan shaum sunnah kecuali dengan izinnya, dan jangan keluar rumah kecuali dengan sepengetahuannya
  21. Jagalah rahasia yang disampaikan kepadamu dan janganlah menyebarkannya sekalipun kepada kedua orang tuanya.
  22. Hati-hati jangan sampai menyebut-nyebut bahwa anda lebih tinggi derajatnya dari derajat suami. Hal itu akan mengundang kebencian kepadamu.
  23. Jika salah satu dari orang tuanya sakit atau kerabatnya, maka anda punya kewajiban untuk menjenguk bersamanya.
  24. Sesuaikanlah peralatan rumah tangga anda dengan barang-barang yang disenangi suami anda.
  25. Jangan sampai anda meninggalkan rumah meskipun sedang bertengkar dengannya.
  26. Katakanlah kejemuan dan kebosananmu ketika ia sudah meninggalkan rumah.
  27. Terimalah udzurnya ketika ia membatalkan janjinya untuk keluar bersamamu, karena mungkin ia terpaksa memenuhi panggilan orang yang datang kepadanya.
  28. Hindari sifat cemburu, sesungguhnya cemburu adalah senjata penghancur.
  29. Janganlah mengabaikan pemimpinmu (suami) dengan alasan bahwa ia telah menjadi suamimu.
  30. Janganlah anda berbicara dengan sang suami, seakan-akan anda suci dan dia berdosa.
  31. Jagalah perasaannya, jangan gembira ketika dia sedang sedih dan jangan menangis ketika dia gembira.
  32. Perbanyaklah menyebut-nyebut keutamaan suami di hadapannya.
  33. Perlihatkan kepada suamimu bahwa anda turut merasakan apa yng dirasakan sang suami tatkala ia tidak berhasil mencapai maksud dan tujuannya.
  34. Perbaharuilah (tekad suami) ketika terjadi kegagalan.
  35. Jauhilah sifat dusta karena hal itu kanmenyakitkannya.
  36. Ingatkanlah selalu pada suamimu bahwa anda tidak tahu (bagaimana nasib anda) seandainya anda tidak dipersunting olehnya.
  37. Ucapkanlah rasa syukur dan terima kasih pada waktu ia memberikan sesuatu kepadamu.

Source :

http://mamaqfa2.wordpress.com/

Banyak ya, yang mesti di pelajarinya….hehehe.

Satu hal yang harus tetap di ingat bahwa : Berusahalah selalu untuk BERSYUKUR, Mensyukuri nikmat yang ada. Memang terlihat sepele tapi justru inilah yang sering terlupakan.

La in syakartum la aziidannakum, jika kalian bersyukur, maka Aku akan menambah nikmatmu, demikian janji Allah SWT. Jelas dari konteks ayat tersebut, bahwa bersyukur itu adalah pembuka bagi nikmat-nikmat yang lain. Dengan bersyukur akan melapangkan dada dan meringankan pekerjaan. Dengan bersyukur juga dapat membuat orang sabar dan bisa menerima serta menjalani peran yang diberikan oleh Allah swt dalam pentas kehidupan ini.

Jadi kunci utama yang bisa mengantarkan kita menjadi istri sholehah adalah bersyukur. Dengan bersyukur maka kita akan menjadi istri yang sholehah. Bersyukur kepada Allah yang telah mengaruniai kita suami. Mau bersyukur dan pandai berterima kasih akan mendorong kita untuk melaksanakan tanggung-jawab sebagai istri dan ibu rumah-tangga dengan lebih baik lagi. Dan akhirnya dengan syukur akan menjadikan kita istri yang dicintai Allah, disayang suami dan diselamatkan dari api neraka.

Amiiinnn ya robal alamin……. 🙂

Read Full Post »