Feeds:
Posts
Comments

Archive for October, 2009

menikah Hidup berumah tangga adalah impian semua orang, termasuk aku ^_^. Tapi kenapa sering sekali mendengar keluh kesah teman-teman yang berumah tangga, membuat ku jadi merasa ragu dan bertanya-tanya, “kenapa bisa terjadi seperti itu ya? padahal mereka kan keluarga bahagia?”. Mmmmhhhhh….pasti kompleks banget deh kalo  mau dijelasin alasannya, kalo kata orang sunda mah riuet pabalieut…..^_^

Belakangan ini mi cari informasi juga artikel yang bisa ngejawab semua ini, dan mungkin ini salah satu masalahnya….kenapa suami atau istri sering merasa tidak puas, kecewa, tidak sesuai dengan yang mereka harapkan dari pasangan masing-masing…… (I’m not talking about money and sex)

Masalahnya terkadang Pasangan tidak mengerti Apa yang diinginkan pasangannya sendiri.

suami istriApa yang Perlu diketahui Setiap Suami Mengenai Istrinya

Kita bahas mengenai laki-laki dulu ya alias Suami, secara aku khan wanita….terkadang suka gemes aja denger keluhan temen-temen mengenai suaminya.

Kebutuhan Istri yang paling mendasar dalam pernikahan adalah ingin diCintai, diMengerti dan diHargai.

  • DiCintai

Apa yang dapat dilakukan para Suami untuk menunjukkan cintanya kepada Istrinya?

Pikirkan ungkapan “Aku Mencintaimu“.

Pada beberapa pria mungkin merasa tidak perlu untuk mengucapkan “kata” tersebut, Tapi (believe me) bagi seorang wanita terutama Istri butuh (ingin mendengar) ungkapan tersebut dari suaminya. Yakin deh….wanita tuh senang banget jika dipuji, apalagi di bilang kata cinta dari pasangannya, asal jangan terlalu lebay atau berlebihan. Katakan dengan tulus dan di imbangi juga dengan tindakan, jangan cuma di mulut saja….

  • DiMengerti

Bagi wanita, dimengerti berarti menerima perasaan-perasaannya. Misalnya mendengarkan, memahami dan merefleksikan apa yang sedang dipikirkan atau dirasakan oleh pasangan.

Yup…mungkin merupakan tugas berat bagi para lelaki, karena sebagian wanita lebih memilih tidak mengungkapkan perasaan yang sebenarnya ketimbang harus mengatakan secara konkrit apa yang ia pikirkan, rasakan dan inginkan. So guys, belajar lebih emphaty ya terhadap istri atau pasanganmu.

  • DiHargai

Menghargai pasangan atau Istri berarti mendukung keputusan-keputusan dalam memenuhi impiannya. Untuk memulainya, jangan berusaha untuk mengubah atau memanipulasinya. Tetapi Hormati kebutuhan, keinginan dan nilai-nilai serta haknya.

Nah.. jika para lelaki atau suami sudah dapat menghargai pasangannya, maka wanita atau seorang istri akan lebih bersikap santai dan terbuka ^_^.

Apa yang Harus Diketahui Istri Mengenai Suaminya

Ok.. Sekarang gantian ya, seorang istri juga perlu dan kudu mengetahui hal ini! so….girls, watch this……

Kebutuhan Suami yang paling mendasar dalam pernikahan adalah dikagumi, memiliki otonomi dan menikmati kegiatan bersama.

  • Dikagumi

Para suami mengukur harga dirinya melalui apa yang sudah dicapai. Besar atau kecilnya hasil yang dicapai membutuhkan pengakuan dari istrinya.

Pengaguman adalah bahan bakar yang dibutuhkan pria untuk lebih maju, karena dapat memberikan kekuatan. Tetapi perlu diingat, jangan pernah berpura-pura mengagumi mereka dengan kata-kata pujian. Sebaiknya pengaguman isti benar-benar memiliki nilai, dan pujian itu harus Tulus tercermin dalam perasaan yang sesungguhnya.

  • Perlu Otonomi

Sebagai kebutuhan otonomi adalah memberi ruang untuk suami (kebutuhan untuk menyendiri). Ada istri mengeluh karena suami mereka tidak segera menceritakan hal-hal yang dialami suaminya apabila sampai di rumah sepulang dari kantor. Tanpa menyadari suami ingin membaca koran atau menyiram tanaman  atau apapun yang dilakukan lebih dahulu untuk menyegarkan pikiran mereka sebelum bercakap-cakap.

  • Kegiatan Bersama

Seorang pria membangun keintiman dengan cara yang berbeda. Ia membina hubungan dengan melakukan pekerjaan secara bersama-sama. Misalnya bekerja di kebun, melakukan pekerjaan rumah, pergi nonton bersama istrinya. Suami menjadikan istri sebagai teman, hal yang baik apabila istri ikut dalam kegiatan bersama tersebut. (hmmmm…i’m wondering, kalau suaminya hobi tinju, gimana ya??bisa-bisa istrinya jadi teman sparing…hihihi)

don't doHal-hal yang sebaiknya tidak dilakukan oleh pasangan suami istri

1.  Meng-Kritik

Mengeluh itu baik, mengungkapkan keluhan lebih baik daripada memendam di dalam hati.

Sepintas tampaknya tidak ada perbedaan antara mengeluh dan meng-kritik. Tetapi perbedaannya sangat besar.

Meng-kritik lebih merupakan tindakan yang menyerang kepribadian seseorang misalnya, menyalahkan dan membuat sebuah serangan pribadi atau tuduhan. Sementara mengeluh adalah suatu komentar mengenai sesuatu yang tidak diinginkan. Menerima sebuah kritikan jauh lebih buruk daripada menerima suatu keluhan.

2. Menghina

Penghinaan adalah racun bagi hubungan. ketika penghinaan muncul, perasaan positif terhadap pasangan akan lenyap

3. Membela Diri

4. Membisu

Membisu seringkali dianggap sebagai usaha agar tidak membuat persoalan semakin buruk. Tetapi mereka tidak menyadari bahwa membisu adalah tindakan yang sangat berpengaruh.

Tindakan tersebut menyatakan suatu penghinaan, sikap dingin dan keangkuhan yang bisa membuat pernikahan menjadi rapuh.

Hmmmmmm……..sedikit agak terbuka kan untuk menemukan solusinya tentang masalah dalam rumah tangga?, walau pastinya ini hanya sebagian kecil dari sekian ribu masalah dalam dunia perumah tangga-an…….Semoga suatu saat dapat berguna untuk kita semua. Ammmmiiiiiiiiinnnnn……..^_^

Salam

Mimi

Read Full Post »

PNSWaah…tak terasa pembukaan pendaftaraan CPNS sedang marak saat ini, mi juga gak mau melewatkan kesempatan ini duuooong….siapa tau hoki….^_^

Namun memang, utk daftar CPNS ini sedikit rada-rada ribet…..yah..tapi itu lah hidup, kita harus bersusah payah dahulu toh? utk mendapatkan hasil yang di inginkan.

Rata-rata Penerimaan CPNS membutuhkan beberapa berkas-berkas, seperti:

  1. Kartu pencari kerja (Kartu kuning/AK.1)
  2. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)
  3. Legalisir Ijazah terakhir dan transkrip nilai
  4. Surat berbadan Sehat

Yuk kita bahas masing-masing berdasarkan pengalaman ku, ya mungkin berbeda-beda ya tiap daerah…..namun setidaknya ada sedikit gambaran lah utk persiapkan diri

1.  Kartu Pencari kerja (Kartu Kuning / AK.1)

Kalau dulu, untuk membuat kartu ini kita wajib datang ke Walikota, nah sekarang cukup datang ke Kecamatan setempat saja……syukur lah jadi lebih mudah, dan pembuatannya pun nggak lama, jadi bisa ditunggu. Syarat-syarat yang mesti dibawa adalah :

  • Foto copy KTP yang masih berlaku
  • Foto copy Ijazah dan transkrip nilai terakhir
  • Pas Foto 3 x 4 sebanyak 2 lembar
  • Foto copy kartu pencari kerja yang lama (jika ada)

Disini sebenarnya sih tidak dipungut biaya, menurut beberapa teman mereka hanya memberikan tips kepada petugas se-ikhlasnya….mmmhhhhh…..tapi aku koq beda ya, waktu aku tanya “Pak, disini perlu bayar nggak?”, petugasnya bilang “ya biasanya sih bayar mba”, aku tanya lagi ” memang biasanya bayar berapa?”, Petugasnya bilang “mba punya uang berapa?” , lalu aku bilang “ada Rp.10.000”, eh petugasnya malah bilang gini “ya tambahin lah mba, masa cuma 10.000?“….Gubraakkkkk!!!……tadi nanya punya uang berapa, eh pas di kasih tahu uangnya berapa, malah dia nawar…..ckckckck……ya sudah lah akhirnya aku bayar aja Rp.15.000 (kasihnya yg ikhlas lah semoga berkah….^_^)

O ya..kalau kartunya sudah jadi jangan lupa di foto copy dan minta legalisir, untuk jaga-jaga aja kemungkinan ada departemen yang membutuhkan.

2.  Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)

Kalau SKCK ini butuh 2 hari untuk membuatnya. Karena perlu mengisi formulir dan ditandatangani pejabat yg berwenang disana.

Caranya datang ke Kantor kepolisian di daerah masing-masing, bisa POLSEK atau POLRES. Kebetulan kemarin aku buatnya di POLSEK. Syarat yang mesti dibawa :

  • Foto copy KTP yang masih berlaku
  • Pas Foto 4 x 6 3 lembar
  • Foto Copy SKCK yang lama (jika ada)

Disini langsung tanpa tedeng aling-aling ibu polwan nya minta biaya administrasi sebesar Rp.15.000

Jangan lupa selalu foto copy berkas dan minta di legalisir untuk persiapan.

Sedikit Ralat :  pada sebagian institusi ada yang mengharuskan SKCK ini dibuat di POLRES , sooo supaya gak kerja 2 kali mendingan buat di POLRES aja deh ya…. agak sedikit ribet sih persyaratannya :

– Pengantar dari RT, RW, Lurah yang disahkan oleh Kecamatan.

Kartu Keluarga asli dan Fotocopy.

– Fotocopy KTP yang masih berlaku.

Foto Berwarna 4 x 6 = 5 lembar

– Mengisi Blangko Daftar pertanyaan (sudah ada di loket)

3.  Legalisir Ijazah dan Transkrip nilai

Kalau yang ini sih pasti dah pada tahu ya…….datang ke Kampus, jangan ke pasar hihihihi…..

Waktu yang di butuhkan untuk legalisir berkas2 ini biasanya agak lama, tergantung Universitas dan Pejabat yang berwenang. Di kampus ku butuh waktu seminggu utk legalisir. hmmmmm…makanya sekalian banyak aja kalau mau legalisir ijazah, biar gak repot lagi….^_^

Disini biayanya beda2 tiap kampus ya, kebetulan kampus ku cuma minta Rp.1.000/lembarnya

4.  Surat berbadan sehat

Surat berbadan sehat sebaiknya dibuat di RS atau instansi pemerintah, seperti Puskesmas atau RS pemerintah lainnya. Nah karena kebetulan rumah ku deket dengan Puskesmas jadi ya buat di Puskesmas aja ^_^.

Disini biayanya hanya Rp.5.000, dan bisa di tunggu. (Harga tergantung instansi masing-masing)

Oke deh….. dahh selesai setengah perjalanan kita…….tinggal melengkapi persyaratan2 lain yang dibutuhkan departemen terkait.

Selamat mencoba ya….n good luck^_^

Salam

Mimi

Read Full Post »